Berbisnis Online ala Google

Rabu, 25 April 2012

Kenali Wanita dari Cara Berjalannya

Tips dari Kanjeng Pengeran Harya Tjakraningkrat dari buku bertajuk "Bethaljemur Addamakna". Menurutnya setiap gerakan wanita ketika berjalan, melambangkan keperibadiannya.
  1. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah/. Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita yang tidak jujur, bila berbohong, mulutnya laser dan menyinggung perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka membazir uang tanpa berpikir sebelum berbelanja. Padahal, uangnya itu masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, kerana wanita seperti ini biasanya menjadi pujaan lelaki.
  2. Bila berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri/. Wanita seperti ini biasanya pandai menyimpan rahasia. Walaupun ramai yang menganggap wanita seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri, dan merugikan temannya, namun, banyak lelaki yang berusaha untuk menaklukan hatinya. Konon wanita seperti ini senang diatur.
  3. Bila berjalan suka menunduk /Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbicara dengan orang-orang yang dekat dengannya dan dapat dipercaya untuk menyimpan rahasianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya. Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berhasil menawan hatinya, dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia, dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.
  4. Bila berjalan menatap lurus ke depan./ Wanita seperti ini biasanya memiliki pendirian yang teguh. Jangan sekali-kali menentang apa yang pernah dikatakannya, jika anda tidak mau mendengar dia bicara panjang lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi selalu berselisih pendapat. Jangan heran jika wanita seperti ini hanya mau bicara dengan orang yang berpengetahuan luas.
  5. Bila berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri/. Wanita yang berjalan dengan gaya yang sedemikian tidak perduli dengan masalah yang berlaku. Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dianggap kecil. Padahal masalah itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan dalam menyelesaikannya. Kerana sifatnya yang suka ambil gampangnya ini, banyak persoalan yang akhirnya tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan diri sendiri.
  6. Bila berjalan badan tampak tegak/ Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri. Dia tidak mau urusan pribadinya dicampuri orang lain. Gaya bicaranya serius, menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik dari wanita ini, ia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang mandiri tanpa meninggalkan sifat-sifat romantisnya.
  7. Bila berjalan seperti Jerapah. /Maksudnya, ketika melangkahkan kaki, kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah ersinggung. Jadi, saat anda bicara dengannya cobalah menjaga perasaannya agar tidak tersinggung, wanita ini mudah mengeluarkan air mata.
  8. Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan jelas ini wanita gila, agak kurang waras jgn didekati
  9. Bila berjalan sambil nyanyi trus bawa kecrekan Berarti dia WARIA, bukan wanita asli..banyak pria yang takut padanya
  10. Bila berjalan sambil sesekali memamerkan barisan gigi2nya yang putih HATI HATI dia belom di suntik rabies !
  11. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah Mungkin dia syetan....lariiiiii......hahahhaha......
  12. Kalo ada wanita bisa jalan di air, wuah... itu pasti zhang zi yi! :p
  13. Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak dari TV anda, maka itu Sadako. Avoid at all cost!

Selasa, 24 April 2012

Persiapan Muslimah Menjelang Pernikahan

Sebagai seorang muslimah, kita semua tentu mengharapkan pada saatnya nanti akan bertemu dengan pendamping yang akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga kita. Harapannya adalah, dapat membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawwadah warrahmah. Berikut ini adalah sebuah artikel yang bagus untuk disimak yang insya Allah bisa menjadi bekal bagi para muslimah pada khususnya, juga seluruh muslimin dan muslimat dimanapun berada pada umumnya, mengenai apa yang harus dipersiapkan menjelang pernikahan. Silahkan disimak.

1. Pendahuluan. Allah telah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan, tetumbuhan, pepohonan, hewan, semua Allah ciptakan dalam sunnah keseimbangan & keserasian. Begitupun dengan manusia, pada diri manusia berjenis laki-laki terdapat sifat kejantanan/ketegaran dan pada manusia yang berjenis wanita terkandung sifat kelembutan/kepengasihan. Sudah menjadi sunatullah bahwa antara kedua sifat tersebut terdapat unsur tarik menarik dan kebutuhan untuk saling melengkapi.

Untuk merealisasikan terjadinya kesatuan dari dua sifat tersebut menjadi sebuah hubungan yang benar-benar manusiawi maka Islam telah datang dengan membawa ajaran pernikahan Islam menjadikan lembaga pernikahan sebagai sarana untuk memadu kasih sayang diantara dua jenis manusia. Dengan jalan pernikahan itu pula akan lahir keturunan secara terhormat. Maka adalah suatu hal yang wajar jika pernikahan dikatakan sebagai suatu peristiwa yang sangat diharapkan oleh mereka yang ingin menjaga kesucian fitrah.

Dan bahkan Rosulullah SAW dalam sebuah hadits secara tegas memberikan ultimatum kepada ummatnya: “Barang siapa telah mempunyai kemampuan menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan termasuk umatku” (H.R. Thabrani dan Baihaqi).

2. Persiapan Pra Nikah bagi muslimah . Seorang muslimah sholihah yang mengetahui urgensi dan ibadah pernikahan tentu saja suatu hari nanti ingin dapat bersanding dengan seorang laki-laki sholih dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan menuju rumah tangga samara (sakinah, mawaddah & rahmah) tidak tercipta begitu saja, melainkan butuh persiapan-persiapan yang memadai sebelum muslimah melangkah memasuki gerbang pernikahan.

Nikah adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat penting, suatu mitsaqan ghalizan (perjanjian yang sangat berat). Banyak konsekwensi yang harus dijalani pasangan suami-isteri dalam berumah tangga. Terutama bagi seorang muslimah, salah satu ujian dalam kehidupan diri seorang muslimah adalah bernama pernikahan. Karena salah satu syarat yang dapat menghantarkan seorang isteri masuk surga adalah mendapatkan ridho suami. Oleh sebab itu seorang muslimah harus mengetahui secara mendalam tentang berbagai hal yang berhubungan dengan persiapan-persiapan menjelang memasuki lembaga pernikahan. Hal tersebut antara lain :

A. Persiapan spiritual/moral (Kematangan visi keislaman) Dalam tiap diri muslimah, selalu terdapat keinginan, bahwa suatu hari nanti akan dipinang oleh seorang lelaki sholih, yang taat beribadah dan dapat diharapkan menjadi qowwam/pemimpin dalam mengarungi kehidupan di dunia, sebagai bekal dalam menuju akhirat. Tetapi, bila kita ingat firman Allah dalam Alqurâ’an bahwa wanita yang keji, adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik...." (QS An-Nuur: 26).

Bila dalam diri seorang muslimah memiliki keinginan untuk mendapatkan seorang suami yang sholih, maka harus diupayakan agar dirinya menjadi sholihah terlebih dahulu. Untuk menjadikan diri seorang muslimah sholihah, maka bekalilah diri dengan ilmu-ilmu agama, hiasilah dengan akhlaq islami, tujuan nya bukan hanya semata untuk mencari jodoh, tetapi lebih kepada untuk beribadah mendapatkan ridhoNya. Dan media pernikahan adalah sebagai salah satu sarana untuk beribadah pula.

B. Persiapan konsepsional (memahami konsep tentang lembaga pernikahan)

Pernikahan sebagai ajang untuk menambah ibadah & pahala : meningkatkan pahala dari Allah, terutama dalam Shalat Dua rokaat dari orang yang telah menikah lebih baik daripada delapan puluh dua rokaatnya orang yang bujang" (HR. Tamam).

Pernikahan sebagai wadah terciptanya generasi robbani, penerus perjuangan menegakkan dienullah. Adapun dengan lahirnya anak yang sholih/sholihah maka akan menjadi penyelamat bagi kedua orang tuanya.

Pernikahan sebagai sarana tarbiyah (pendidikan) dan ladang dakwah. Dengan menikah, maka akan banyak diperoleh pelajaran-pelajaran & hal-hal yang baru. Selain itu pernikahan juga menjadi salah satu sarana dalam berdakwah, baik dakwah ke keluarga, maupun ke masyarakat.

C. Persiapan kepribadian
Penerimaan adanya seorang pemimpin. Seorang muslimah harus faham dan sadar betul bila menikah nanti akan ada seseorang yang baru kita kenal, tetapi langsung menempati posisi sebagai seorang qowwam/pemimpin kita yang senantiasa harus kita hormati & taati. Disinilah nanti salah satu ujian pernikahan itu. Sebagai muslimah yang sudah terbiasa mandiri, maka pemahaman konsep kepemimpinan yang baik sesuai dengan syariat Islam akan menjadi modal dalam berinteraksi dengan suami.

Belajar untuk mengenal (bukan untuk dikenal). Seorang laki-laki yang menjadi suami kita, sesungguhnya adalah orang asing bagi kita. Latar belakang, suku, kebiasaan semuanya sangat jauh berbeda dengan kita menjadi pemicu timbulnya perbedaan. Dan bila perbedaan tersebut tidak di atur dengan baik melalui komunikasi, keterbukaan dan kepercayaan, maka bisa jadi timbul persoalan dalam pernikahan. Untuk itu harus ada persiapan jiwa yang besar dalam menerima & berusaha mengenali suami kita.

D. Persiapan Fisik Kesiapan fisik ini ditandai dengan kesehatan yang memadai sehingga kedua belah pihak akan mampu melaksanakan fungsi diri sebagai suami ataupun isteri secara optimal. Saat sebelum menikah, ada baiknya bila memeriksakan kesehatan tubuh, terutama faktor yang mempengaruhi masalah reproduksi. Apakah organ-organ reproduksi dapat berfungsi baik, atau adakah penyakit tertentu yang diderita yang dapat berpengaruh pada kesehatan janin yang kelak dikandung. Bila ditemukan penyakit atau kelainan tertentu, segeralah berobat.

E. Persiapan Material Islam tidak menghendaki kita berfikiran materialistis, yaitu hidup yang hanya berorientasi pada materi. Akan tetapi bagi seorang suami, yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, maka diutamakan adanya kesiapan calon suami untuk menafkahi. Dan bagi fihak wanita, adanya kesiapan untuk mengelola keuangan keluarga. Insyallah bila suami berikhtiar untuk menafkahi maka Allah akan mencukupkan rizki kepadanya. Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari ni'mat Allah? (QS. 16:72) " Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:32)".

F. Persiapan Sosial Setelah sepasang manusia menikah berarti status sosialnya dimasyarakatpun berubah. Mereka bukan lagi gadis dan lajang tetapi telah berubah menjadi sebuah keluarga. Sehingga mereka pun harus mulai membiasakan diri untuk terlibat dalam kegiatan di kedua belah pihak keluarga maupun di masyarakat. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu. Dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua, kerabat-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin,”Q.S. An-Nissa: 36).

Adapun persiapan-persiapan menjelang pernikahan (A hingga F) yang tersebut di atas itu tidak dapat dengan begitu saja kita raih. Melainkan perlu waktu dan proses belajar untuk mengkajinya. Untuk itu maka saat kita kini masih memiliki banyak waktu, belum terikat oleh kesibukan rumah tangga, maka upayakan untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya guna persiapan menghadapi rumah tangga kelak.

3. Pemahaman kriteria dalam memilih atau menyeleksi calon suami

- Utamakan laki-laki yang memiliki pemahaman agama yang baik

- Bagaimana ibadah wajib laki-laki yang dimaksud

- Sejauh mana konsistensi & semangatnya dalam menjalankan syariat Islam

- Bagaimana akhlaq & kepribadiannya

- Bagaimana lingkungan keluarga & teman-temannya

Catatan : Seorang laki-laki yang sholih akan membawa kehidupan seorang wanita menjadi lebih baik, baik di dunia maupun kelak di akhirat .

Sekufu

- Memudahkan proses dalam beradaptasi

- Tapi ini tidak mutlak sifatnya, karena jodoh adalah rahasia Allah

- Batasan-batasan siapa yang yang terlarang untuk menjadi suami (QS 4:23-24; QS2: 221)

4. Langkah-langkah yang ditempuh dalam kaitannya untuk memilih calon

a. Menentukan kriteria calon pendamping (suami ). Diutamakan lelaki yang baik agamanya.

b. Mengkondisikan orang tua dan keluarga , Kadang ketidaksiapan orang tua dan keluarga bila anak gadisnya menikah menjadi suatu kendala tersendiri bagi seorang muslimah untuk menuju proses pernikahan. Penyebab ketidak siapan itu kadang justru berasal dari diri muslimah itu sendiri, misalnya masih menunjukkan sikap kekanak-kanakan, belum dapat bertanggung jawab dsb. Atau kadang dapat juga pengaruh dari lingkungan, seperti belum selesai kuliah (sarjana) tetapi sudah akan menikah. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi jauh-jauh hari sebelumnya, agar pelaksanaan menuju pernikahan menjadi lancar.

c. Mengkomunikasikan kesiapan untuk menikah dengan pihak-pihak yang dipercaya Kesiapan seorang muslimah dapat dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang dipercaya, agar dapat turut membantu langkah-langkah menuju proses selanjutnya.

d. Taâ’aruf (Berkenalan) , Proses taâ’aruf sebaiknya dilakukan dengan cara Islami. Dalam Islam proses taâ’aruf tidak sama dengan istilah pacaran. Dalam berpacaran sudah pasti tidak bisa dihindarkan kondisi dua insan berlainan jenis yang khalwat atau berduaan. Yang mana dapat membuka peluang terjadinya saling pandang atau bahkan saling sentuh, yang sudah jelas semuanya tidak diatur dalam Islam. Allah SWT berfirman “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” QS 17:32).

Rasulullah SAW bersabda : "Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya". (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Bila kita menginginkan pernikahan kita terbingkai dalam ajaran Islami, maka semua proses yang menyertainya, seperti mulai dari mencari pasangan haruslah diupayakan dengan cara yang ihsan & islami.

e. Bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait , Bila setelah proses taâ’aruf terlewati, dan hendak dilanjutkan ke tahap berikutnya, maka selanjutnya dapat melangkah untuk mulai bermusyawarah dengan pihak-pihak yang terkait.

f. Istikhoroh , Daya nalar manusia dalam menilai sesuatu dapat salah, untuk itu sebagai seorang msulimah yang senantiasa bersandar pada ketentuan Allah, sudah sebaiknya bila meminta petunjuk dari Allah SWT. Bila calon tersebut baik bagi diri muslimah, agama dan penghidupannya, Allah akan mendekatkan, dan bila sebaliknya maka akan dijauhkan. Dalam hal ini, apapun kelak yang terjadi, maka sikap berprasangka baik (husnuzhon) terhadap taqdir Allah harus diutamakan.

g. Khitbah , Jika keputusan telah diambil, dan sebelum menginjak pelaksanaan nikah, maka harus didahului oleh pelaksanaan khitbah. Yaitu penawaran atau permintaan dari laki-laki kepada wali dan keluarga fihak wanita. Dalam Islam, wanita yang sudah dikhitbah oleh seorang lelaki, maka tidak boleh untuk dikhitbah oleh lelaki yang lain. Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah kamu mengkhitbah wanita yang sudah dikhitbah saudaranya, sampai yang mengkhitbah itu meninggalkannya atau memberinya izin “(HR. Muttafaq alaihi).

5. Pentingnya mempelajari tata cara nikah sesuai dengan anjuran & syariat Islam

Sebenarnya tata cara pernikahan dalam Islam sangatlah sederhana dibandingkan tata cara pernikahan adata atau agama lain. Karena Islam sangat menginginkan kemudahan bagi pelakunya. Untuk itu memahami tata cara pernikahan yg islami menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi calon pasangan muslim. Dengan melaksanakan secara Islami, maka sebisa mungkin untuk menghindarkan diri dari kebiasaan-kebiasaan tata cara pernikahan yang berbau syirik menyekutukan Allah). Karena hanya kepada Allah SWT sajalah kita memohon kelancaran, kemudahan, keselamatan dan kelanggengan pernikahan nanti. Untuk beberapa hal yang harus kita ketahui tentang tatacara nikah adalah masalah sbb:

a. Dewasa (baligh) & Sadar

b. Wali , “Tidak ada nikah kecuali dengan wali” (HR.Tirmidzi J.II Bukhari Muslim dalam Kitabu Nikah),

c. Mahar , "Berikanlah mahar kepada wanita-wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan" (QS: 4:4)

- Semakin ringan mahar semakin baik. Seperti sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dari Uqbah bin Amir : "Sebaik-baiknya mahar adalah paling ringan (nilainya)."

- Bila tak memiliki materi, boleh berupa jasa. Semisal jasa mengajarkan beberapa ayat al-Qur'an atau ilmu-ilmu agama lainnya. Dalam sebuah hadis Rasulullah berkata kepada seorang pemuda yang dinikahkannya : "Telah aku nikahkan engkau dengannya (wanita) dengan mahar apa yang engkau miliki dari Al-Quran" (HR. Bukhari dan Muslim)

d. Adanya dua orang saksi

e. Proses Ijab Qobul , Proses Ijab Qabul adalah proses perpindahan perwalian dari Ayah/Wali wanita kepada suaminya. Dan untuk kedepannya, maka yang bertanggung jawab terhadap diri wanita itu adalah suaminya. Syarat-syarat di atas adalah ketentuan yang harus dipenuhi dalam syarat sahnya prosesi suatu pernikahan. Selain itu dianjurkan untuk mengadakan walimatul ‘ursy, dimana pasangan mempelai sebaiknya diperkenalkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar bahwa mereka telah resmi menjadi pasangan suami isteri, sebagai antisipasi terjadinya fitnah.

6. Permasalahan seputar masalah persiapan nikah
a. Sudah siap, tetapi jodoh tidak kunjung datang. Rahasia jodoh adalah hanya milik Allah, tidak ada satu orangpun yang dapat meramalkan bila jodohnya datang. Sikap husnuzhon amat diutamakan dalam fase menunggu ini. Sembari terus berikhtiar dengan cara meminta bantuan orang-orang yang terpercaya dan berdo’a memohon pertolongan Allah. Juga upayakan senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Hindari diri dari berangan-angan, isilah waktu oleh kegiatan-kegiatan positif .

b. Belum siap, tetapi sudah datang tawaran. Introspeksi diri, apakah yang membuat diri belum siap?. Cari penyebab ketidak siapan itu, tingkatkan kepercayaan diri dan fikirkan solusinya. Sangat baik bila mengkomunikasikan masalah ini dengan orang-orang yang dipercaya, sehingga diharapkan dapat membantu proses penyiapan diri. Sembari terus banyak mengkaji urgensi tentang pernikahan berikut hikmah-hikmah yang ada di dalamnya.

7. Penutup
Agama Islam sudah sedemikian dimudahkan oleh Allah SWT, tetapi masih saja ada orang yang merasakan berat dalam melaksanakannya karena ketidak tahuan mereka. Allah Taâ’ala telah berfirman: “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu” (Q.S. Al-Baqarah : 185)

Kita lihat, betapa Islam menghendaki kemudahan dalam proses pernikahan. Proses pemilihan jodoh, dalam peminangan, dalam urusan mahar dan juga dalam melaksanakan akad nikah. Demikianlah beberapa pandangan tentang persiapan pernikahan dan berbagai problematikanya, juga beberapa kiat untuk mengantisipasinya. Insyallah, jika ummat Islam mengikuti jalan yang telah digariskan Allah SWT kepadanya, niscaya mereka akan hidup dibawah naungan Islam yang mulia ini dengan penuh ketenangan dan kedamaian .
Wallahuâ’alamu bi showab.

Tips Tampil Percaya Diri

Kawan-kawan yang kurang pede, dibawah ini ada tips-tips khusus, semoga bermanfaat/

*BERDIRI TEGAK*,
Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah
merubah penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba
tampillah sempurna. Pokoknya jangan sampai kelihatan lecek dech,
soalnya penampilan seseorang akan menentukan penilaian orang lain,
buatlah kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda.

*BERSIKAP ASERTIF*,
Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah
orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya.
Coba sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan
berkomentar apa tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.

*OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI*.
No body's perfect, nggak ada
orang lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di
dunia ini yang benar² nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai
diri sendiri, jangan selalu menganggap dirimu tidak mampu dan
orang lain selalu lebih unggul. Semuanya sama meski punya keahlian
yang berbeda, jadi buat apa minder....??? Nggak ada untungnya.

*BUANG RASA TAKUT*.
Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan
untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah
untuk berani menghadapi oarang lain adalah menatap mata lawan
bicara kita, tapi jangan memandanginya. Menatap lain dengan
memandang, kalau memandang biasanya kamu memperhatikan lawan
bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik wajahnya.
Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi
ngiler nggak karuan.

*SEDIKIT BASA BASI*.
Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan
sampai basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya
basa-basi itu jelek kok, untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu
boleh juga mencobanya.

*BICARALAH YANG LUGAS*. salah satu ciri orang yang kurang pede
adalah tidak bicara secara lugas, selalu muter². Dan biasanya
terlalu banyak berkata, eeeeeeeeeeeeeeeeeeeee, anu dan yang
sejenisnya, misalnya. " saya akan eeeee, anu, saya kan anu......".

*SELAMAT MENCOBA. JUST TOBE YOUR SELF! *

Selasa, 10 April 2012

Latihan Soal Online SD, SMP dan SMA

Bagi Anda yang menginginkan latihan soal ujian nasional (UN) tahun ini, kami sajikan soal-soal try out yang berbentuk test online. Test online ini anggap saja sebagai uji kemampuan yang tidak lain bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan Anda dalam menghadapi UN nanti. Ingat!!! Ini hanya untuk mengetes kemampuan Anda, bukan menggambarkan hasil ujian nasional yang sesungguhnya.

Jika Anda berminat terhadap uji kemampuan, silakan Klik link dibawah ini.


Latihan Soal Ujian Nasional/Ujian Akhir Sekolah
Sekolah Dasar (SD)
- Tahun 2008
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2007
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
- Tahun 2006
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
- Tahun 2005
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2004
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2003
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKN

Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Tahun 2008
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2007
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2006
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2005
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2004
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2003
Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN

Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Tahun 2008
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, PKN, Sosiologi, Sejarah
- Tahun 2007
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, PKN, Sosiologi
- Tahun 2006
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, PKN, Sosiologi
- Tahun 2005
Matematika (pembahasan), Fisika (pembahasan), Kimia (pembahasan),
Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2004
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, PKN
- Tahun 2003
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, PKN
Soal Sejarah (UAS 2006/2007) tidak dapat ditampilkan karena ada komplain dari pembuatnya. (Saya mohon maaf kepada Bpk. Eka Harijanto, saya memasukkan soal tersebut tidak ada maksud apa-apa selain untuk memberikan soal-soal latihan sebanyak mungkin kepada siswa yang akan menghadapi UNas).


Soal Listening (SMA)
Soal listening ini diambil dari kaset yang digunakan pada saat Ujian Nasional.
- Listening SMA Tahun 2004-2008 (40 MBytes).


Prediksi Soal Ujian Akhir Sekolah Tahun 2005, 2006

Terima Kasih buat Kang Deden, dari Biro Privat & Konsultasi Belajar LFS di Bandung, dan juga Bpk. Siswanto dari Padang Bulan-Abepura-Jayapura yang sudah membuatkan Prediksi ini :

Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Prediksi Ujian Nasional 2005.
- Matematika (Penyelesaian)
- Bahasa Inggris

- Prediksi Ujian Nasional 2006.

- Bahasa Inggris


Tips & Triks

Terima Kasih kembali buat Kang Deden yang sudah membuatkan Tips & Triks ini :
Sekolah Menengah Atas (SMA).
- Deret Aritmatika.


Bagi yang ingin mengikuti Ujian Nasional 2006, tidak ada salahnya mengetahui hal-hal berikut : (Sumber Puspendik)
- Peraturan Mendiknas Mengenai Ujian Nasional 2005/2006
- Standar Kompetensi Yang akan diujikan (Kurikulum 2004)
- Standar Kompetensi berdasarkan Kurikulum 1994

Untuk SMA, ini ada penyelesaian soal Matematika yang diambil dari puspendik :
Soal & Penyelesaian Panduan UN Matematika SMA (tahun 2005)
Thanks to Kang Deden.


Soal Mid Semester Genap Akidah Akhlaq Kelas 7

PANITIA MID SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2011/2012

MADRASAH TSANAWIYAH AL-ABROR SAWANGAN

Jln. Blabak-Boyolali KM. 12 Kapuhan Sawangan Kab. Magelang Jawa Tengah


Materi

: Akidah Akhlaq

Hari/tanggal

: Senin, 26 Maret 2012

Kelas

: VII ( Tujuh )

Waktu

: 10.00-11.30

A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling benar!

1. Berikut ini adalah arti kata asma, kecuali ....

a. panggilan c. sebutan

b. nama-nama d. ajakan

2. Peristiwa yang menjadi sebab diturunkannya ayat Al-Qur'an disebut ….

a. asbabul wurud c. asbabunnuzul

b. asbabul asbab d. nuzulul Qur'an

3. Kuasa Allah tak tertandingi oleh siapa pun karena Dia bersifat ....

a. اَلْقَادِرُ c. اَلرَّحْمٰنُ

b. اَلْبَاقِى d. اَلْغَفُوْرُ

4. Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah, yakni ....

a. tunduk kepada sunatullah c. dikendalikan oleh Allah swt.

b. menghambakan diri kepada-Nya d. membaca tasbih setiap pagi dan petang

5. Sunatullah disebut juga ....

a. kuasa Allah yang mutlak c. kehendak Allah yang mutlak

b. hukum yang dibuat manusia d. hukum alam

6. Allah melapangkan dan mempersempit rezeki kepada hamba-Nya yang dikehendaki karena Dia bersifat ....

a. اَلْوُجُوْدُ c. اَلْبَاسِطُ

b. اَلْعَدْلُ d. اَلْعَفْوُ

7. Mengakui kebesaran kekuasaan Allah sebagai pengamalan asmaul husna ....

a. اَلرَّحْمٰنُ c. اَلْغَفُوْرُ

b. اَلْعَزِيْزُ d. اَلْبَاسِط

8. Apa pun yang dikehendaki Allah, tidak ada satu pun makhluk yang dapat menghalangi-Nya karena sifat Allah dalam asmaul husna ....

a. Al-Basit c. Al-Hakim

b. Al-Barr. d. Al-Fattah

9. Dalam mencipta, mengatur dan menguasai alam semesta, Allah tidak memerlukan bantuan dari siapa pun karena Dia bersifat ....

a. اَلْعَفَارُ c. اَلْحَىُّ

b. اَلْحَكِيْمُ d. اَلْقَيُّوْمُ

10. Menyebut nama Allah menggunakan asmaul husna berarti ....

a. perkara yang baru

b. suatu cara untuk mengagungkan-Nya

c. perkara biasa saja

d. suatu cara yang tidak lazim

11. Allah swt. yang memberi manfaat atau madarat sesuatu buat manusia sesuai dengan sifat-Nya ....

a. اَلرَّحِيْمُ c. اَلْوَهَّابُ

b. اَلنَّافِعُ d. اَلْفَتَّاحُ

12. Bukti bahwa Allah swt bersifat Ar-Rauf ialah .... .

a. banyaknya rezeki yang dilimpahkan kepada manusia

b. adanya alam semesta, termasuk manusia

c. banyaknya manusia yang mau menyedekahkan sebagian kekayaannya

d. terbentangnya darat dan laut yang amat luas

13. Masalah iman kepada malaikat dibahas dalam bidang ....

a. akidah c. ibadah

b. muamalah d. syariat

14. Hati-hati dalam berbuat karena dicatat oleh Malaikat ....

a. Jibril c. Raqib dan Atid

b. Mikail d. Israfil

15. Kiraman, katibin adalah nama lain dari ....

a. jin yang beriman

b. ifrit

c. malaikat Raqib dan Atid

d. malaikat penjaga neraka

16. Semua manusia yang mati akan bertemu dengan malaikat....

a. Mungkar c. Izrail

b. Munkar dan Nakir d. Isrofil

17. Iman kepada malaikat termasuk ....

a. pokok-pokok ibadah c. rukun Islam

b. pokok-pokok kepercayaan d. masalah batin

18. Malaikat yang sering bertemu dengan Rasulullah saw. adalah ....

a. Jibril c. Malik

b. Mikail d. Ridwan

19. Pengetahuan manusia tentang malaikat sangat terbatas pada ....

a. kemampuan berpikir manusia sendiri

b. kerajinan rrtengingat malaikat beserta tugasnya

c. ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad saw.

d. kesediaan manusia untuk mengimaninya

20. Seseorang yang tidak mempercayai adanya malaikat tidak akan sempurna imannya, karena....

a. Malaikat adalah makhluk ghoib

b. Malaikat salah satu mahluk ciptaan Allah Swt.

c. Malaikat adalah mahluk yang paling setia kepada Allah

d. Beriman kepada malaikat merupakan salah satu rukun islam

21. Malaikat, jin, dan iblis atau setan hidup di alam gaib. Alam gai alam ....

a. rohani b. jasmani c. barzakh d. akhirat

22. Iman kepada jin dan iblis atau setan adalah termasuk....

a. pokok-pokok ibadah c. rukun islam

b. pokok-pokok kepercayaan d. masalah batin

23. Rosulullah sering menerima pembelajaran dari malaikat ....

a. Raqib dan Atid c. Ridwan

b. Munkar dan Nakir d. Jibril

24. Nabi Sulaiman a.s. mempunyai bala tentara dad golongan jin dan hewan. Hal ini merupakan ....

a. karamah Allah swt. yang diberikan kepadanya

b. mukjizat Allah swt. yang dianugerahkan kepadanya

c. ilham dari Allah swt. yang diturunkan kepadanya

d. kehebatan Nabi Sulaiman a.s. di atas nabi yang lain

25. Allah swt. berfirman مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

Firman tersebut berkaitan dengan tugas malaikat ....

a. Raqib dan Atid c. Ridwan

b. Munkar dan Nakir d. Malik

26. Iman kepada jin dan iblis atau setan termasuk pembahasan dalam bidang ....

a. akidah c. tauhid

b. muamalah d. syariah

27. Mengingkari tugas malaikat berarti mengingkari Allah Swt juga, karena ....

a. Allah yang member tugas kepada malaikat

b. keimanannya kepada malaikat tidak mantap

c. semua malaikat senantiasa mentaati Allah Swt.

d. Allah yang menciptakan mahluk ghoib selain malaikat

28. Allah swt. berfirtnan بَلْ عِبَادٌ مُّكْرَمُوْنَ (Hamba-hamba yang dimuliakan).

Yang dimaksud hamba pada firman tersebut adalah....

a. manusia yang beriman kepada malaikat

b. Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu-Nya

c. semua malaikat

d. malaikat yang menaati perintah-Nya

29. Dan mereka berkata, "Tuhan 'Yang Maha Pengasih telah menjadikan (malaikat) sebagai anak: “ (Surah al-Anbiya'/21: 26) Yang dimaksud mereka pada ayat tersebut adalah ....

a. orang-orang munafik c. orang-orang Yahudi dan Nasrani

b. orang-orang kafir d. semua bangsa Arab saat itu

30. Semua manusia yang di alam kubur akan bertemu dengan malaikat....

a. Jibril c. Malik

b. Roqib dan Atid d. Munkar dan Nakir

31. Arti asma’ul husna “Al-Aziz” adalah....

a. Yang Maha Perkasa b. Yang Maha Adil

b. Yang Maha Bijaksanan d. Yang Maha Pengampun

32. Dibawah ini yang tidak termasku asmaul husna adalah....

a. Al-Basit c. Al-Hakim

b. Al-Miskin. d. Al-Aziz

33. Allah swt. berfiman (terjemahnya), "Siapakah yang dapat menghalang­halangi kehendakAllah ...?"

Firman di atas berupa kalimat tanya yang berisi ....

a. pertanyaan siapa yang dapat-menghalang-halangi kehendak Allah

b. pertanyaan yang harus dijawab

c. pernyataan tentang orang yang menghalang-halangi kehendak Allah

d. penegasan bahwa tidak ada yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah

34. Malaikat yang bertugas mangatur Hujan dan Angin adalah ....

a. Jibril c. Malik

b. Mikail d. Ridwan

35. Berikut ini yang bukan termasuk nama-nama malaikat adalah....

a. Musa, Ibrohim, Ismail c. Ismail, Mungkar, nakir

b. Ibrohim, Malik, Ismail d. Isrofil, Musa Ibrohim

B. Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat!

1. Bolehkah kita menyebut nama Allah dengan menggunakan asmaul husna? Jelaskan!

2. Mungkinkah seseorang memiliki asmaul husna? Mengapa?

3. Jelaskan inti beriman kepada malaikat!

4. Mengapa pengetahuan mariusia tentang malaikat sangat terbatas?

5. Bagaimanakah wujud keimanan terhadap malaikat Raqib dan Atid?