Berbisnis Online ala Google

Kamis, 31 Mei 2012

Membuat Tanggal Update Otomatis di Blog

Bagi temen-temen yang main server pulsa biasa sering menampilkan tanggal Update Produk, nah biar harga kelihtan terupdate setiap hari silahkan gunakan Setting tanggal otomatis ini.. Caranya cukup gampang ko....


Kali ini kita akan belajar membuat dan memasang tanggal otomatis update setiap saat yang bisa kita pasang pada web ataupun blog kita. Tampilan tangal ini sangat sederhana tapi tetap enak dipandang. Tidak ada salahnya kita pasang pada web atau blog kita, baik memang diperlukan atau hanya sekedar sebagai pelengkap asesoris saja.



Ok ... Bila anda berminat silahkan anda lihat tampilan tanggal dibawah ini :



Senin, 04 Juni 2012



Dan silahkan anda ikuti langkah - langkah berikut :
1. Login ke blogger dengan ID anda.
2. Klik Rancangan.


3. KLik tab Edit HTML.





4. Cari kode </head>
5. Copy dan paste kode dibawah ini tepat sebelum kode </head>

Catatan : Anda bisa merubah nilai "px" dalam kode diatas, dan mengganti warna border sesuai selera anda.

6. Simpan template.
7. Langkah selanjutnya Klik elemen laman lalu tambah Gadget dan pilih HTML/JavaScript
8. Copy dan paste kode dibawah ini pada gadget tersebut :


9.  Lalu Simpan dan jadi deh......


Ato Sobat tinggal Copy/Paste aja script yang ada di bawah ni....
<script language="JavaScript1.2">
<!-- Ichal
var months=new Array(13);
months[1]="Januari";
months[2]="Februari";
months[3]="Maret";
months[4]="April";
months[5]="Mei";
months[6]="Juni";
months[7]="Juli";
months[8]="Augustus";
months[9]="September";
months[10]="Oktober";
months[11]="Nopember";
months[12]="Desember";
var time=new Date();
var lmonth=months[time.getMonth() + 1];
var date=time.getDate();
var year=time.getYear();
if (year < 2000)    // Y2K Fix, Isaac Powell
year = year + 1900; // http://onyx.idbsu.edu/~ipowell
document.write("<center>" + lmonth + " ");
document.write(date + ", " + year + "</center>");
// End -->
</script>

kalo dah di Copy,,, kamu Paste dech ^_^
Pastenya terserah kamu,,!!
mau di Tambah Target ke, di Edit HTML ke, jd di tempatkan dimana aja BISA!!!

Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat.... Anda juga bisa berlangganan artikel-artikel terbaru dari saya, silahkan anda masukkan email pada forum Langganan Via Email yang ada disebelah kanan halaman ini. Jangan lupa luangkan waktu untuk beri komentar ya......terima kasih.

Penyebab dan Cara Memperbaiki Komputer yang sering Restart Sendiri

Cara memperbaiki komputer restart sendiri. Komputer terdiri dari komponen hardware (ic, transistor, kapasitor, resistor, dioda dll) dan software, jika salah satu komponen rusak maka bisa membuat kerja komputer tergangu.

Salah satu kerusakan yang sering terjadi pada komputer adalah komputer restart sendiri yang pastinya bisa membuat kita jengkel terutama jika tugas belum selesai dan dokumen lupa di simpan. Berikut ini adalah beberapa penyebab komputer kadang restart sendiri:

1. Komputer sering restart karena Power Supply kekurangan atau kelebihan daya
Disinilah sumber daya untuk komputer diproses dari tegangan AC 220 Volt dirubah menjadi DC 3, 5, 12 Volt. Power Supply sering kekurangan daya terutama jika komponen kondensator yang melemah bahkan jebol. coba lakukan pengantian Power Suppy yang bagus karena demi menjaga komponen yang ada dalam motherboard.

2. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Beberapa penyebab Processor panas antara lain:  Logam pendingin yang kurang besar dan putaran kipas yang kurang cepat, komponen pendukung motherboard yang sudah kurang baik,  menumpuknya debu, kurangnya thermal paste karena sudah kering, kondisi ruang komputer dll.
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi panas berlebih pada Processor: Tambah thermal antara IC Processor dengan logam pendingin, ganti pendingi dengan yang lebih besar dan ganti kipas jika putaranya sudah kurang sempurna, jangan menempatkan komputer ditempat yang terlalu panas, gunakan program monitoring temperatur contohnya CPUID Hardware Monitor

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
VGA adalah komponen komputer yang tugasnya memproses data untuk ditampilkan di monitor kipas yang ada dalam VGA bisa kurang cepat putaranya sehingga IC cepet panas.

4. Komputer sering restart karena RAM kotor dan  rusak
RAM juga bisa menyebabkan komputer sering restart, jika berdebu copot dan bersihkan RAM dengan bensin tapi jangan mengunakan air karena setiap komponen komputer sangat takut dengan air terutama saat dialiri arus.

5. Komputer sering restart karena Hardisk error atau bad sector
Untuk mencegah kerusakan Hardisk adalah biasakan untuk selalu menekan tombol shutdown saat mematikan  komputer, jalankan program scandisk/checkdisk dan mendefrag secara teratur.

Memperbaiki Motherboard Rusak dengan Flashing Bios

Flashing bios dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem atau memperbaiki bios yang rusak, anda dapat memperbaiki dengan cara dingin maupun panas.
Berikut ulasan lengkapnya.
BIOS_chips
Ada banyak alasan mengapa orang melakukan flashing BIOS, ada yang melakukan untuk tujuan meningkatkan performa, Beberapa waktu lalu cara ini sempat populer karena dapat meningkatkan peforma motherboard i865PE setara dengan i87SP (yang lebih mahal), namun sebenarnya flashing bios lebih sesuai dilakukan jika komputer atau kususnya BIOS Moutherboard kita bermasalah.
Sebenarnya apa flashing bios itu ? flashing BIOS sebenarnya adalah proses upgrade BIOS. Coba perhatikan Motherboard, Anda akan melihat sebuah chip kecil yang biasanya berbentuk kotak dan bertuliskan BIOSL, itu adalah ROM BIOS (bedakan dengan baterai BIOS yang berbentuk bundar). Didalam ROM BIOS ini terdapat software yang mengatur tugas BIOS, sekedar pengingat BIOS berfungsi mengatur kerja awal sistem seperti mengatur tampilan layar fungsi keyboard, dan lain sebagainya, data dalam bios ini dapat anda ganti. Proses pengantian inilah yang dinamakan flashing BIOS.

Jika anda tertarik melakukan upgrade BIOS, inilah yang harus anda lakukan .
Pertama-Tama, catat versi BIOS (Bisa dilihat saat proses post) atau bisa juga type motherboard Anda, lalu download BIOS baru yang sesuai dari situs motherboard anda. Dari hasil download itu biasanya ada file Readme yang berisi procedure pergantian BIOS ini, masing-masing vendor BIOS melakukannya dengan cara yang berbeda, jadi pastikan anda mengikuti procedurenya dengan tepat.
Flashing dengan Cara “PANAS”
Inserting
Ada proses upgrade BIOS yang dinamai HOT FLASHING. pada dasarnya inti dari proses ini sama yaitu mengganti data didalam BIOS, bedanya adalah proses penggantian data tersebut memerlukan ROM BIOS lain yang berfungsi normal, lalu ditukar pada saat sistem menyala. Karena ditukar pada saat sistem menyala itulah mengapa proses ini dinamakan ‘panas’.
Anda mungkin bertanya mengapa harus begitu ?..Methode ini dilakukan ketika komputer yang BIOS nya rusak itu benar-benar tidak bisa booting, berarti kita bisa memasukkan data BIOS seperti cara diatas.
Namun sebelum anda melakukan hot flashing pastikan Anda memiliki segala persyaratan yang ada, pertama dan yang paling mutlak, Anda harus memiliki Motherboard sejenis dengan motherboard yang BIOS-nya rusak, setidaknya pastikan jenis dan ukuran ROM BIOS-nya sama. Selain itu anda perlu memiliki BIOS Extractor Tool untuk mengungkit ROM BIOS. Jika tidak ada anda bisa menggunakan obeng yang ujungnya kecil.
Berikut cara melakukan hot flashing:
  1. Langkah paling awal adalah dengan mencabut kabel ke hard disk karena kita tidak membutuhkannya, dan juga untuk melindungi data di dalamnya.
  2. Pada saat komputer mati, cabut BIOS yang rusak maupun yang masih berfungsi normal dari masing-masing motherboard. Lakukan dengan hati-hati agar tidak ada pin yang rusak. Perhatikan-pula posisi dari chip karena jika Anda salah memasangnya, chip ini tidak akan berfungsi.
  3. Pasang chip yang bagus ke dalam motherboard yang rusak. Anda tidak perlu memasangnya keras-keras karena nanti kita akan mencabutnya lagi, yang lebih penting Anda lakukan adalah memastikan posisi chip ini benar agar sistem dapat menyala.
  4. Nyalakan sistem jika semua berjalan benar sistem akan menyala dan monitor akan menampilkan MS-DOS Promt.
  5. Cabut BIOS tersebut, lalu pasang BIOS yang rusak.  Selebihnya anda tinggal melakukan proses Flashing seperti biasa dan BIOS yang rusak akan kembali dapat melakukan tugasnya.
Perlu diperhatikan bahwa methode flashing BIOS adalah tindakan beresiko, meskipun flashing bios paling-paling hanya memerlukan beberapa detik, tetap saja beresiko timbul masalah. Contohnya file BIOS yang anda masukkan ternyata salah atau terjadi mati lampu saat melakukan flashing. Jika itu terjadi besar kemungkinan Motherboard anda tidak dapat dipakai lagi. Sekedar saran lakukan hot flashing jika memang bios anda bermasalah.
Jika BIOS anda telah berjalan sempurna sebaiknya flashing bios dilakukan sebagai alternatif terakhir yang ada lakukan.

Memperbaiki komputer

Cara Memperbaiki Masalah Pada MotherBoard

Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS


Cara mempebaiki Masalah Pada Hard Disk

Gejala : 
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan "press F1 to continou" setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan "Operating system not found".

Solusi : 
Periksa kabel tegangan

Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW 

Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

Solusi :
1) Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2) Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3) Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4) Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud


Cara memperbaiki Masalah BIOS


Gejala : 
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.

Solusi : 
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

Gejala : 
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.

Solusi : 
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.



AMI BIOS
Beep 1x :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.

AWARD BIOS
Beep 1x Panjang :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.


Cara memperbaiki Batrey CMOS Rusak / Lemah

Gejala :
Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.

Solusi : 
Segera Ganti Batrey nya


Masalah System CPU

Gejala : CPU yang sering Hang???
Solusi :
Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut


Gejala : 
Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi : 
Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

Gejala :
Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat

Solusi :
Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

File Hilang

File hilang, partisi hancur, atau sistem rusak? Tak perlu risau. CHIP melemparkan ban penyelamat untuk data Anda yang berharga. Tak soal apakah pada hard disk, DVD, atau memory-card. Semua dapat dikembalikan.
Ketika ada orang jatuh dari kapal ke laut, ban penyelamat perlu secepatnya dilemparkan. Bila ada data hilang dari PC Anda, secepatnya gunakan CHIP-DVD. Tak jadi soal apakah itu foto Anda yang tersimpan di SD-card, dokumen di hard disk, atau data pada DVD yang rusak. Tool dari CHIP dapat merekonstruksi semua yang tampak hilang (tetapi belum tertimpa).
Untuk setiap kasus CHIP memberikan sebuah workshop. Bila aksi penyelamatan sederhana gagal, ada tip-tip selanjutnya. Pengguna berpengalaman yang tidak membutuhkan tampilan program dapat merestorasi partisi yang terhapus melalui baris perintah. Selain itu, CHIP juga telah mengemas program-program kecil yang pintar untuk mencegah hilangnya data. Tool-tool ini akan menyimpan file-file penting untuk menyelamatkan data Anda bahkan, sebagian dilakukan secara otomatis

Cara Memperbaiki RAM yang rusak

Kali ini saya akan berbagi tips dan pengalaman saya tentang menangani memory PC (SDRAM,DDRAM) yang sudah anda anggap mati (asal tidak mengalami kerusakan fisik yang parah, misalnya terbakar atau hancur/patah), karena biasanya menurut yang saya lihat bila memory sudah di nyatakan mati oleh pemilik PC atau oleh teknisi komputer maka biasanya langsung saja di ganti dengan membeli memory yang baru, padahal masih ada kemungkinan memory tersebut di bikin hidup atau berfungsi lagi.

Berikut ini saya punya tips untuk menangani memory yang sudah di anggap mati tersebut berdasarkan pengalaman selama menggeluti dunia hardware , dengan akurasi dia atas 70 %, jadi misalnya anda memiliki 10 keping memory mati maka ada kemungkinan 7 keping masih bisa di selamatkan…cukup lumayan kan.? kita bisa menghemat uang beberapa ratus ribu utntuk perkepingnya.Ok, langsung saja siapkan memory mati tersebut, dan peralatan yang di perlukan adalah Avometer.
1. Bersihkan memory tersebut dengan cara menggosok pin-pin memory tersebut dengan kain dengan tujuan membersihkan, boleh juga di beri Tiner sedikit supaya lebih bersih dari debu, dan gesekan dengan kain tersebut juga akan memancing ion-ion pada pin memory menjadi tersimulasi agar konduktornya lebih aktif.
2. Arahkan skala Avometer pada Ohm (skala untuk mengukur hambatan), bebas boleh pada posisi 1K, 10K, 100K…
3. Ambil jarum negative (-) Avometer (kabel warna hitam) lalu tempelkan pada salah satu pin/kaki memory, dan jarum positive (kabel warna merah) gesekan pada pada kumpulan kaki-kaki IC/chipset memory ,bila memory memiliki 8 buah IC misalnya maka gesekan jarum (+) tersebut ke kaki-kaki 8 IC tersebut.
4. Selesai….silahkan coba pasang memory tersebut pada slotnya di Mainboard….
Note:
Proses ini adalah memanfaatkan aliran arus listrik dari batere Avometer yang di alirkan ke dalam sirkuit-sirkuit IC/Chipset memory . Cara kerja proses ini adalah seperti halnya proses Clear CMOS pada Mainboard apabila Mainboard mengalami crash dan tidak mau hidup, yaitu terjadinya gangguan atau penyumbatan pada perjalanan arus listrik sehingga arus yang di
perlukan untuk untuk pengaktifan suatu system tidak terpenuhi….atau seperti ilustrasi orang yang pingsan atau koma lalu kita coba bangunkan dengan cara di pancing syaraf-syarafnya untuk aktif dan sadar dengan cara di siram air, di setrum.dsb.

Memperbaiki Motherboard yang Rusak

Papan induk (motherboard) adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya dan biasa disingkat dengan kata mobo.
Oke Langsung aza ya! gejala dan cara mengatasi motherboard yang rusak :
Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
Coba anda install ulang Windows.
Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya :
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

Tanda-Tanda Kerusakan Memory Komputer

memory pc rusak

Apakah PC Windows Anda crash tanpa alasan yang jelas? Apakah PC Anda sering mengalami layar biru Blue Screen of Death? Jika jawabannya adalah “ya”, Anda mungkin mengalami masalahkerusakan memori PC. Memori atau RAM yang rusak adalah salah satu penyebab Blue Screen of Death. Dalam panduan singkat ini saya akan membahas gejala umum dari memori yang rusak serta mereview sejumlah program perangkat lunak free pengujian memori yang dapat membantu Anda mendiagnosa masalah Anda.
Mengapa Memory Komputer Rusak
Mengingat memori yang bisa terdiri dari beberapa chip memori Silikon (disebut DRAM) disolder sebuah papan sirkuit kecil, memori komputer sebenarnya harus jauh lebih tahan terhadap kegagalan dari komponen-komponen komputer yang lain. Karena barang ini, diproduksi dan didistribusikan dalam volume yang lebih banyak daripada bagian komputer lainnya sehingga semacam evens out.
Chip memori DRAM biasanya diuji oleh produsen mereka sebelum mereka dikirim, dan memeriksa komponen yang cacat sebelum dijual. Memori komputer juga rentan terhadap berbagai situasi yang dapat mengubah pekerjaan Anda entah memori DDR, SDRAM atau yang lain. Shock elektrostatik dari penanganan yang tidak tepat dapat merusak memori. Cobalah untuk menghindari memegang secara langsung bagian-bagian peka dari memori ketika Anda menginstal modul memori 1GB DDR dll! Demikian pula, pasokan listrik yang tidak stabil juga dapat merusak memori komputer Anda, walaupun kadang-kadang secara bertahap. Hal yang sama beresiko adalah menaikkan tegangan memori terlalu tinggi jika Anda overclocking.
Jika komputer Anda terlalu berdebu, atau terletak di lingkungan yang lembab kontak antara modul memori dan slot memori dapat terganggu atau terkorosi. Panas, baik dari komponen lain atau RAM itu sendiri juga dapat menyebabkan kerusakan bertahap. Jelas, penanganan ceroboh juga dapat merusak memori komputer dengan menyebabkan kerusakan fisik pada papan sirkuit atau kontak. Ini adalah salah satu alasan mengapa kita menganjurkan menggunakan memori yang mempunyai penyebar panas memori atau pendingin.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah kemungkinan cacat pada slot memori motherboard komputer Anda. Ini dapat rusak oleh cara yang sama seperti yang tercantum di atas, dan dapat menyebabkan kebingungan, karena setiap modul memori terpasang ke slot yang rusak akan tampak cacat meskipun sebenarnya tidak rusak. Untungnya, karena memori komputer modern dihasilkan seragam dan memiliki poin kegagalan relatif sedikit dibandingkan dengan bagian-bagian komputer lainnya, produsen dapat memberikan dukungan garansi yang layak.
Sebagian nama merek memori seperti Corsair, Crucial, Visipro atau Kingston garansi seumur hidup, sedangkan yang dibeli dari reseller biasanya memiliki garansi lebih singkat dari produk yang saya sebutkan diatas.
Tanda-tanda memori Komputer Rusak
Indikator memori yang rusak sangat banyak, tetapi mari kita mulai dengan beberapa yangumum:
  1. Blue Screen of Death selama proses instalasi Windows XP. Ini adalah salah satu tanda paling pasti bahwa salah satu kecurigaan merujuk pada memori yang rusak.
  2. Random crash atau Blue Screen of Death dengan pesan berbeda/acak selama menjalankan XP.
  3. Gangguan memori intensif selama operasi tertentu misalnya ketika memainkan 3D game, benchmark, kompilasi, Photoshop, dll
  4. Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan kartu video.
  5. Kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi ‘bip’ panjang berulang-ulang, yang merupakan kode bip BIOS untuk masalah memori. Dalam hal ini, Anda tidak dapat menguji memori dengan perangkat lunak diagnostik, sehingga satu-satunya pilihan Anda adalah pengujian dengan pengganti, baik di rumah atau di dealer komputer Anda.